Sasaran

Guna mewujudkan laboratorium pengembangan ijtihad sosial, maka sasaran yang hendak dicapai adalah;

  1. Terwujudnya paradigma keilmuan syari’ah interaktif-dialogis;
  2. Terwujudnya reputasi akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Terwujudnya suasana akademis yang sehat, dialogis, dan etis;
  4. Terumusnya sistem manajemen menuju tata kelola lembaga / fakultas yang baik / good governance;
  5. Terwujudnya jaringan kerjasama kelembagaan berbasis program.

Perbandingan Mahzab dan Hukum

Visi
Menjadi Pusat Pengembangan Pemikiran Hukum Islam.
Misi
  1. Melaksanakan pendidikan-pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pemikiran hukum Islam;
  2. Meningkatkan kompetensi dan keunggulan sumber daya manusia yang menguasai metode istinbath dan mampu berijtihad dalam kajian pemikiran hukum Islam;
  3. Menyiapkan sumberdaya lulusan yang memiliki kemampuan untuk mendorong perkembangan pemikiran hukum Islam, serta mampu menjadi inisiator dalam menyelesaikan persoalan hukum dan perbedaan pendapat dalam masyarakat.
Tujuan
Menghasilkan sarjana muslim yang memiliki kemampuan berijtihad dan memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan hukum Islam serta perbedaan pendapat dalam masyarakat.
Profil Lulusan
Mufti, Hakim, Advokat, dan Konsultan Hukum Islam.
Gelar Kesarjanaan
Sarjana Hukum (S.H.)
Akreditasi
B (Berdasarkan SK BAN PT Nomor 0062/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2016, berlaku sampai dengan 4 Februari 2021)
Ketua Program Studi
DR. Hamda Sulfinadia, M.Ag.
Sekretaris Program Studi
DR. Elfia, M.Ag.