Sasaran

Guna mewujudkan laboratorium pengembangan ijtihad sosial, maka sasaran yang hendak dicapai adalah;

  1. Terwujudnya paradigma keilmuan syari’ah interaktif-dialogis;
  2. Terwujudnya reputasi akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Terwujudnya suasana akademis yang sehat, dialogis, dan etis;
  4. Terumusnya sistem manajemen menuju tata kelola lembaga / fakultas yang baik / good governance;
  5. Terwujudnya jaringan kerjasama kelembagaan berbasis program.

Hukum Tata Negara Islam (Jinayah Siyasah)

Visi
Menjadi Pusat Pengembangan Keilmuan Ketatanegaraan Islam.
Misi
  1. Melaksanakan pendidikan-pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu hukum ketatanegaraan Islam;
  2. Meningkatkan kompentensi dan keunggulan sumberdaya manusia dalam penegakan hukum dan keadilan;
  3. Menyiapkan sumberdaya lulusan yang mampu menjadi insiator dalam mengadvokasi kebijakan publik.
Tujuan
Menghasilkan lulusan yang memahami hukum Islam dengan spesikasi kajian ketetanegaraan Islam secara komprehensif dengan pemahaman yang orisinil, kritis, ilmiah, historis dan rasional, yang responsif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta akibat yang ditimbulkannya.
Profil Lulusan
Hakim, Advokat, Konsultan, Analis dan Legal Drafter.
Gelar Kesarjanaan
Sarjana Hukum (S.H.)
Akreditasi
B (Berdasarkan SK BAN PT Nomor 1853/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2016, berlaku sampai dengan 2 September 2021)
Ketua Program Studi
Dra. Nailul Rahmi, M.Ag.
Sekretaris Program Studi
Masna Yunita, S.H., M.Hum.