Sasaran

Guna mewujudkan laboratorium pengembangan ijtihad sosial, maka sasaran yang hendak dicapai adalah;

  1. Terwujudnya paradigma keilmuan syari’ah interaktif-dialogis;
  2. Terwujudnya reputasi akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Terwujudnya suasana akademis yang sehat, dialogis, dan etis;
  4. Terumusnya sistem manajemen menuju tata kelola lembaga / fakultas yang baik / good governance;
  5. Terwujudnya jaringan kerjasama kelembagaan berbasis program.

Hukum Keluarga Islam (al-Ahwal al-Syakhshiyyah)

Visi
Menjadi Pusat Pengembangan Ilmu Hukum Keluarga di Indonesia.
Misi
  1. Melaksanakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bidang Hukum Keluarga yang berwawasan dan multidisipliner;
  2. Meningkatkan kompetensi dan keahlian sumber daya manusia dalam penegakan hukum dan keadilan;
  3. Menyiapkan sumber daya lulusan yang mampu menjadi inisiator dan fasilitator pemberdayaan hukum dalam masyarakat.
Tujuan
Menghasilkan sarajana hukum keluarga yang beriman dan berbudaya, berintegritas dan bermanfaat untuk kepentingan umat dan bangsa.
Profil Lulusan
Hakim, advokat, panitera, mediator, penghulu, penyuluh, juru sita, dan konsultan hukum dan tenaga ahli hisab rukyat
Gelar Kesarjanaan
Sarjana Hukum (S.H.)
Akreditasi
A (Berdasarkan SK BAN PT Nomor 0382/SK/BAN-PT/Akred/S/V/2016, berlaku sampai dengan 6 Mei 2021)
Ketua Program Studi
M. Yenis, S.H., M.Pd., M.H.
Sekretaris Program Studi
Nurhasnah, M.Ag.