Sasaran

Guna mewujudkan laboratorium pengembangan ijtihad sosial, maka sasaran yang hendak dicapai adalah;

  1. Terwujudnya paradigma keilmuan syari’ah interaktif-dialogis;
  2. Terwujudnya reputasi akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Terwujudnya suasana akademis yang sehat, dialogis, dan etis;
  4. Terumusnya sistem manajemen menuju tata kelola lembaga / fakultas yang baik / good governance;
  5. Terwujudnya jaringan kerjasama kelembagaan berbasis program.

Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran

VISI

Menjadi Pusat Pengembangan Keilmuan Syari’ah Tahun 2030.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, berbudaya, dan berdaya guna;
  2. Mengembangkan Laboratorium Ijtihad dalam upaya melahirkan mujtahid yang memiliki kesadaran dan tanggungjawab keilmuan, kemanusiaan, keislaman, dan keindonesiaan;
  3. Mengembangkan peran sosial-profetik keilmuan syari’ah dalam mendorong partisipasi dan kesadaran publik untuk membangun tatanan sosial yang berkeadilan dan berkemanusiaan.

TUJUAN

Secara Umum
Terwujudnya sumber daya lulusan yang beriman dan berbudaya, berilmu dan beritegritas, berakhlak dan bertanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kemandirian untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
Secara Khusus
Menjadikan Fakultas Syari’ah sebagai Laboratorium Pengembangan Ijtihad Sosial dalam mewujudkan transformasi sosial yang berkeimanan-berbudaya dan berkeadilan-bermartabat.

SASARAN
Guna mewujudkan laboratorium pengembangan ijtihad sosial, maka sasaran yang hendak dicapai adalah;

  1. Terwujudnya paradigma keilmuan syari’ah interaktif-dialogis;
  2. Terwujudnya reputasi akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Terwujudnya suasana akademis yang sehat, dialogis, dan etis;
  4. Terumusnya sistem manajemen menuju tata kelola lembaga / fakultas yang baik / good governance;
  5. Terwujudnya jaringan kerjasama kelembagaan berbasis program.